• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Translate

Mandi dan minum air mani lelaki untuk kekal cantik menawan

Pernahkah anda mendengar cerita akan rahsia kecantikan Cleopatra? Menurut sebuah blog kecantikan Cleopatra adalah semula jadi namun dia menggunakan kaedah pelik untuk mengekalkan kecantikannya itu. 

Cleopatra diberitakan minum dan mandi dengan air mani lelaki-lelaki kacak yang diinginya. Dia memerintahkan beberapa lelaki menyaksikan dirinya berbogel dalam sebuah besen ala tab mandi di bilik-bilik hotel sekarang. 

Dia meliuk lentukkan dirinya dalam keadaan bogel bagi meransang syahwat lelaki-lelaki berkenaan. Lelaki-lelaki itu kemudiannya melakukan onani dan memancutkan air mani mereka ke dalam besen berkenaan. 

Air mani itu digunakan Cleopatra untuk dilumurkan ke seluruh tubuh bogelnya. Air mani lelaki pilihan akan ditelan sebelum sempat jatuh ke besen. Begitulah cerita Cleopatra di zaman dahulu kala. Peliknya di zaman moden ini masih ada manusia yang menggunakan kaedah Cleopatra untuk kekal cantik. 


Di London, seorang nenek bernama Stella Ralfini punya cara jitu untuk membuatnya tetap awet muda. Adalah facial sperma yang menjadi rahasianya.

Nenek 67 tahun itu bercerita awal mula melakukan facial tersebut. Saat itu, dia bertemu dengan seorang wanita yang usianya hampir mencapai 70 tahun. Meski begitu, tampilannya masih terlihat muda dan kulitnya benar-benar halus, serta bebas kerutan.


"Rahasianya adalah dia menggunakan masker dari sperma sang suami," ujarnya, dilansir Dailymail.

Stella yang seorang motivator, penasihat pasangan dan guru tantric itu mengungkapkan bahwa facial sperma adalah terapi sel paling fresh. Dia juga mengklaim bahwa ada banyak kandungan protein dan mineral yang sangat baik untuk mengurangi proses penuaan.

Selain Stella, artis Heather Locklear ternyata juga menerapkan cara serupa untuk mengatasi penuaan.


"Cukup diaplikasikan di wajah," imbuh artis 51 tahun itu.

Berdasarkan majalah NY, sperma memang memiliki antioksidan yang cukup kuat. Kandungan tersebut dipercaya bisa mengurangi kerutan dan melembutkan kulit. Bahkan di New York, facial sperma ini ditawarkan oleh perusahaan Norwegia.

Sementara itu, seorang ahli dermatologis Dr Oscar Hevia mengatakan, ada sedikit kebenaran dari perawatan kecantikan aneh ini.

"Sperma terdiri dari enzim proteolytic yang didesain untuk menghancurkan protein. Dalam teori ini jika diaplikasikan pada kulit, enzim tersebut bisa memecah lapisan kulit mati akibat sinar matahari. Sehingga kulit pun akan lebih terasa lembut," terangnya.

Kendati begitu, manfaat sperma untuk facial tidak berlaku dalam jangka panjang. Pasalnya, cairan yang diproduksi tubuh tidak akan stabil kondisinya.

"Ini hanya bisa dilakukan selama beberapa hari atau minggu. (Sperma) juga tidak praktis jadi masker, karena tidak akan stabil setelah keluar dari tubuh. Sehingga manfaatnya bisa hilang dalam waktu yang sangat singkat," tutupnya.


KE LAMAN UTAMA...>>>

http://mutiarasihat4u.blogspot.com/
http://jantancoffee.blogspot.com/